Yayasan Ki Jaga Kali Lakukan Pindah Tanam Pohon Durian di Area Konservasi Kali Butek Mati

altivora teknologi

Jakarta, 10 Mei 2026 – Upaya pelestarian lingkungan terus dilakukan oleh Yayasan Ki Jaga Kali melalui kegiatan pindah tanam pohon durian di area konservasi Kali Butek Mati, Desa Sindang Sari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari program penghijauan dan konservasi sungai yang selama ini aktif dijalankan oleh yayasan demi menjaga keseimbangan lingkungan di wilayah pesisir dan bantaran kali.

Kegiatan pindah tanam tersebut dilakukan bersama relawan lingkungan dan masyarakat sekitar yang turut membantu proses pemindahan bibit pohon durian ke lokasi konservasi. Pohon-pohon tersebut sebelumnya dirawat di lokasi pembibitan sebelum akhirnya dipindahkan ke area yang dinilai lebih cocok untuk pertumbuhan jangka panjang.

Ketua Yayasan Ki Jaga Kali mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penanaman pohon biasa, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan. Menurutnya, kawasan Kali Butek Mati memiliki potensi besar untuk dijadikan area hijau dan konservasi alam apabila dirawat secara berkelanjutan.

Menjaga Kawasan Bantaran Kali Tetap Hijau

Area konservasi Kali Butek Mati selama ini menjadi fokus perhatian Yayasan Ki Jaga Kali karena kondisi bantaran sungai yang sebelumnya dipenuhi semak liar dan sampah. Dengan adanya penanaman pohon produktif seperti durian, diharapkan kawasan tersebut dapat menjadi lebih hijau sekaligus memberikan manfaat ekologis bagi lingkungan sekitar.

Pohon durian dipilih karena memiliki usia panjang dan sistem perakaran yang kuat sehingga dapat membantu menjaga struktur tanah di sekitar bantaran kali. Selain itu, tanaman tersebut juga memiliki nilai ekonomi yang nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat apabila sudah memasuki masa panen.

Kegiatan penghijauan seperti ini dinilai penting untuk mengurangi dampak abrasi tanah serta membantu menjaga kualitas udara di kawasan sekitar. Di tengah meningkatnya suhu dan berkurangnya ruang terbuka hijau, keberadaan pohon menjadi salah satu solusi alami untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

Bentuk Edukasi Lingkungan kepada Masyarakat

Selain melakukan konservasi, Yayasan Ki Jaga Kali juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga sungai dan lingkungan. Melalui kegiatan penanaman pohon, masyarakat diajak memahami bahwa menjaga alam bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama.

Warga Desa Sindang Sari terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Beberapa warga bahkan ikut membantu membersihkan area sekitar sebelum proses penanaman dilakukan. Kehadiran masyarakat menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan mulai tumbuh di wilayah tersebut.

Pihak yayasan berharap kegiatan seperti ini dapat menginspirasi generasi muda agar lebih peduli terhadap kondisi sungai dan lingkungan sekitar. Pasalnya, kerusakan lingkungan sering kali terjadi akibat kurangnya kesadaran dalam menjaga alam sejak dini.

Komitmen Jangka Panjang Yayasan Ki Jaga Kali

Yayasan Ki Jaga Kali dikenal aktif melakukan berbagai kegiatan sosial dan lingkungan di wilayah Bekasi, khususnya di area bantaran sungai. Mulai dari aksi bersih kali, penanaman pohon, konservasi alam, hingga edukasi lingkungan kepada masyarakat dan pelajar.

Program konservasi di Kali Butek Mati disebut akan terus dikembangkan secara bertahap. Tidak hanya penanaman pohon durian, ke depan yayasan juga berencana menambah berbagai jenis tanaman lain yang dinilai cocok untuk memperkuat ekosistem kawasan tersebut.

Langkah penghijauan yang dilakukan Yayasan Ki Jaga Kali menjadi contoh nyata bahwa pelestarian lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana namun konsisten. Dengan kolaborasi antara masyarakat dan komunitas lingkungan, kawasan yang sebelumnya kurang terawat perlahan dapat berubah menjadi area hijau yang bermanfaat bagi banyak orang.

Di tengah berbagai persoalan lingkungan yang terjadi saat ini, kegiatan konservasi seperti ini menjadi harapan baru bagi keberlangsungan alam di Kabupaten Bekasi. Yayasan Ki Jaga Kali berharap kawasan konservasi Kali Butek Mati nantinya dapat menjadi simbol kepedulian masyarakat terhadap sungai dan lingkungan hidup.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *